Selamat datang....
Buat ayah bunda yang ingin memiliki anak yang hebat, perhatikan pola asuh bayi Anda di masa pra lahir. Bayi dalam kandungan bukanlah benda mati yang tanpa rasa. Ia adalah seorang maha karya yang memiliki kemampuan yang luar biasa, yang tak pernah kita bisa bayangkan. Ia sangat peka dengan rangsangan, panas, dingin, suara, gerakan bahkan desahan nafas seorang ibu pun dapat ia rasakan. Stimulasi kecerdasan pun dapat dimulai pada tahapan ini. Ada beberapa tips yang bisa dijadikan referensi bagi seorang ibu untuk menyiapkan sang maha karya ini agar benar-benar menjadi anak hebat.
1. Berfikir positif
Pikiran yang positif akan memberikan aura positif bagi janin dalam kandungan. Secara psikis pikiran yang positif akan berdampak pada ketenangan bayi dalam kandungan. Jika ibunda merasakan cemas, secara otomatis janin dapat merasakan detak jantung ibunda yang semakin kencang yang nantinya berakibat pada pacuan jantung janin yang semakin kencang pula.Kadang kita tidak pernah menyadari bahwa ada kekuatang yang Maha Dahsyat yang menghubungkan antara kita dan si calon bayi. Sering-sering bisikkan pada bayi Anda kata-kata positif, misal " adik anak yang hebat, baik hati, pintar, bersemangat, percaya diri, dll.
2. Biasakan berkata baik
Bayi dalam kandungan, pada tahapan indra dengar telah berfungsi kemampuan daya rekam ibarat sebuah spon yang menyerap air yang ada disekitarnya. Ia belum dapat memfilter antara air jernih dan keruh, semuanya diserap hingga habis. Begitu juga dengan setiap kata yang kita ucapakan, akan disimpan dalam memorinya. Jadi hati-hati ya bu....bapak.....
3. Sering-seringlah mengadakan kontak fisik dengan janin
Kontak fisik dengan janin dapat dilakukan dengan cara mengelus- elus perut ibunda. Cara ini juga dapat dilakukan oleh seorang ayah. cara ini sebagai sebuah upaya pendekatan emosional calon bayi dengan sang ayah. Berbicara hal ini jadi ingat ketika si kecil Aliaku masih usia 6 bulan dalam kandungan. Saat itu suamiku baru pulang dari luar kota. sesampainya di rumah suamiku mengelus-elus perut gendutku sambil memperkenalkan buku pertama buat bayiku. Ternyata respon si kecil sangat mencengangkan. Ia menendang-nendang perutku kegirangan, jika dapat kuartikan, si kecil Alia ingin berkata "Ayah berikan buku itu untukku dong....."
4. Ajarkan pada si jabang bayi perasaan senang, iba, haru, sedih.
Bagaimana caranya? Mudah, ajaklah si kecil untuk berinteraksi dengan suasana yang ibunda rasakan. Cara ini difokuskan untuk para ibu. Coba bisikkan pada bayi tentang perasaan Anda, misalkan untuk mengajarkan perasaan senang "Wah, senang ya dik kita bisa ke toko buku ini, banyak teman-teman yang sedang baca, bukunya juga buagus-buagus. Adik suka ya sama buku ini?....."
Bunda....Ayah..... masih banyak lagi obrolan tentang bayi kreatif kita, sering-sering ya kita berdiskusi bersama
Trima Kasih
Semoga bermanfaat
